Kiat Beternak Ikan Hias #1 : Ekosistem

Ceileh, ekosistem. Padahal cuma akuarium bulat berdiameter 15 cm. Hahaha tak apa-apa lah ya, mudah-mudahan bermanfaat buat mereka yang masih pemula seperti aku😀

Akuarium
Untuk akuarium, sesuaikan dengan ukuran ikan. Jangan sampai akuarium sekecil itu dipakai untuk ikan hiu. Kebersihan akuarium harus dijaga. Kuras 1-2x dalam seminggu, atau saat terlihat air keruh akibat kotoran ikan maupun sisa-sisa makanan dan tumbuhan air.

Air
Saat menguras akuarium, sisakan sedikit air lama kira-kira 20-40%. Jadi jangan 100% air baru ya. Kadang-kadang ada ikan yang sangat sensitif terhadap perubahan pH air lho. pH air dan kandungan air sering menjadi faktor penyebab kematian ikan.

Udara
Udara sangat diperlukan. Ikan-ikan akan lemas dan tidak banyak bergerak saat kekurangan udara. Lama-lama, bisa mati😦 Jadi jangan lupa beri gelembung udara ya. Alatnya murah, sekitar 20-30 ribu rupiah saja. Atur lubang keluarnya udara, sehingga gelembung udara tidak terlalu kencang dan malah membuat ikan menjadi pusing.

Batu-batuan
Akuariumku diberi kerikil kecil dan batu-batu agak besar dari pantai. Tentunya setelah dibilas sampai bersih. Lumut bisa menempel di bebatuan dan menjadi makanan ikan-ikan. Bisa juga menjadi tempat persembunyian bagi anak-anak ikan saat lahir, walaupun lebih sering di tumbuhan air yang hidup😀 Saat membersihkan akuarium, minimal sebulan sekali, bebatuan ini jangan hanya dibilas, tetapi disikat juga untuk menghindari adanya jamur. Kalau main ke pantai, aku tidak pernah lupa untuk mencari bebatuan karang dan kerang-kerangan untuk hiasan akuarium.

Tanaman Air
Menaruh tanaman air di akuarium sangat baik, karena bisa menjadi sumber makanan baik dari daunnya atau dari lumut yang menempel di daunnya. Selain itu, tumbuhan air menjadi tempat ikan betina bertelur dan tempat persembunyian anak-anak ikan saat lahir nanti. Ikan dewasa sering memakan anak-anak ikan, jadi harus segera dipisahkan. Hati-hati juga, banyak toko ikan menjual tanaman air ini dalam pot-pot tanah liat kecil. Kadang pot ini kurang bersih sehingga menimbulkan jamur yang bisa menular, menyebabkan sisik ikan berjamur, bergelembung, dan akhirnya rontok. Tak lama kemudian (1-2 hari), ikan bisa mati jika dibiarkan. #truestory😦

Sekian dulu tips memelihara ikan hiasnya. Tunggu tips-tips lainnya, kalau sempat dan niat. Amin🙂

2 thoughts on “Kiat Beternak Ikan Hias #1 : Ekosistem

  1. hmm kurang tahu nama2nya. Ada yang bentuknya seperti rumput gajah, ada yang berdaun kecil bulat-bulat, dll. Kapan-kapan aku post deh fotonya😉
    Semuanya aku dapat dari toko2 khusus ikan & akuarium.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s