Film: How To Train Your Dragon (2010)

dragon

“This is Berk. It’s twelve days north of hopeless and a few degrees south of freezing to death. It’s located solidly in the meridian of misery. My village. In a word, sturdy. It’s been here for seven generations, but every single building is new. We have fishing, hunting, and a charming view of the sunsets. The only problems are the pests. You see, most places have mice or mosquitos. We have… dragons.”

Film animasi ini merupakan salah satu film favorit saya. Selain karena saya adalah penggemar film kartun dan animasi, film ini pun sangat imajinatif, menarik, berbeda, dan mengajarkan banyak hal. Film “How To Train Your Dragon” menceritakan tentang kehidupan seorang anak laki-laki bernama Hiccup di sebuah desa . Dia adalah anak yang lemah, penakut, dan selalu dianggap remeh oleh teman-temannya, bahkan oleh ayahnya sendiri. Hiccup tidak pernah diberikan kesempatan untuk ikut bersama para viking melawan naga. Namun semuanya itu berubah ketika dia bertemu dengan Toothless, seekor naga Night Fury yang sangat langka.

Bersama Toothless, Hiccup berlatih bagaimana caranya mengendalikan naga. Dia pun sadar, bahwa naga-naga yang selama ini mereka benci, sebenarnya sangat bersahabat. Teman-temannya heran bagaimana dia dapat belajar begitu cepat dan hal ini membuat mereka semakin membenci Hiccup. Suatu saat, Astrid mengetahui rahasia Hiccup dan akhirnya bersahabat dengannya, juga dengan Toothless. Belakangan, mereka mengetahui bahwa naga-naga sering menyerang desa mereka dan mengambil ternak bukan untuk dimakan sendiri, melainkan untuk diserahkan pada seekor naga yang amat besar yang diam di dalam gua.

Rahasia ini mereka simpan hingga suatu hari, Hiccup memenangkan perlombaan dan mendapatkan hadiah, yaitu bertarung melawan naga. Hiccup, yang selama ini telah bersahabat dengan naga-naga tidak mau melawan. Nyawa Hiccup terancam, Toothless datang untuk menyelamatkan dia. Namun, masyarakat justru menyerang Toothless. Ayahnya yang kecewa memimpin penyerangan menuju sarang naga, sedangkan suara Hiccup sudah tak didengarkan lagi.

Penyerangan dilaksanakan, dan akhirnya, muncullah naga besar seperti yang dikhawatirkan Hiccup. Hiccup tidak tinggal diam. Ia bersama Astrid dan teman-temannya dibantu beberapa ekor naga sahabat mereka membantu masyarakat melawan naga besar itu. Hiccup dan Toothless berhasil mengalahkan naga besar, namun Hiccup kehilangan kesadaran, dan.. kakinya.

Pengorbanan dan keberanian Hiccup tidak sia-sia. Perubahan besar terjadi bagi dirinya dan desanya. Hiccup tidak lagi diremehkan, dan kini masyarakat desa bersahabat dengan para naga. Desanya penuh kedamaian, tidak ada lagi serangan naga, bahkan mereka menjadi masyarakat yang kuat dengan bantuan para naga.

Film ini mengajarkan banyak hal bagi saya. Pertama, jangan melihat orang dari luarnya saja. Hiccup memang lemah. Tetapi dia punya semangat juang tinggi, dan di dalam dirinya ada kepercayaan diri dan kesetiaan yang amat besar. Kedua, kita harus melihat pada akar masalahnya. Naga-naga pencuri ternak bukan masalah utamanya, melainkan naga besar yang “memperbudak” para naga untuk dirinya. Yang ketiga, buang rasa takutmu untuk melakukan sesuatu yang baik. Hiccup memang lemah dan penakut. Namun karena ia tidak ingin ayahnya dan masyarakatnya terancam, dia mengalahkan rasa takutnya dan melawan naga besar itu. Keempat, carilah teman atau komunitas sebanyak mungkin, dimana kita bisa saling membantu dan menguatkan disaat yang lain dalam kelemahan seperti teman-teman Hiccup dan para naga yang membantu dia melawan naga besar.

Masih banyak lagi lho pesan-pesan moral dari film ini. Kalau penasaran, nonton sendiri ya! Filmnya bagus, menarik, lucu, dan mudah karena tidak rumit dan membebani pikiran seperti film science-fiction atau horror. Hehehe.. Happy watching!🙂

“This is Berk. It snows nine months of the year and hails the other three. Any food that grows here is tough and tasteless. The people that grow here are even more so. The only upsides are the pets. While other places have ponies or parrots, we have… dragons.”

5 thoughts on “Film: How To Train Your Dragon (2010)

  1. Kok temanya kyk punya farmasi?hehehehe
    Ini animasi favoritku juga loh dek. Ada artis favorit aku juga ngisi suara di film ini.= tapi kasian si hiccup kehilangan kakinya😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s