Kayu Manis (Cinnamomum burmannii)

Cinnamomum burmannii atau biasa disebut kayu manis sering kita lihat di sekeliling kita. Tumbuhan berbentuk pohon ini memiliki batang berkayu dengan aroma khas, daun hijau bulat telur-lonjong yang saat muda berwarna kemerahan, bunga kecil-kecil putih kekuningan, dan buah kecil-kecil berbentuk bulat lonjong berwarna hijau.

Bagi mereka yang senang memasak, tentu tahu bahwa kayu manis seringkali digunakan sebagai rempah masakan karena aroma khas dari kulit kayunya itu. Kayu manis digunakan untuk kue, minuman, dan sebagainya. Ternyata, kayu manis tak hanya bermanfaat di bidang tata boga saja. Di bidang farmasi, tumbuhan ini pun digunakan dan dikembangkan untuk obat-obatan.

Bagian tumbuhan dan kandungan senyawa yang bermanfaat dalam bidang farmasi antara lain kulit batang, ranting, dan daunnya. Namun dalam penggunaannya sebagai bahan baku obat, yang paling banyak dipakai adalah kulit batangnya yang telah dikeringkan.

Kulit batang Cinnamomum burmanniimengandung minyak atsiri eugenol, safrole, sinamaldehyde, tanin, kalsium oksalat, damar, penyamak, dan PTP1B. Sedangkan ranting dan daunnya  mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri kayu manis diperoleh dari kulit, ranting, dan daunnya, dengan cara penyulingan. Sementara oleoresin diperoleh dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut organik tertentu.

Kayu manis juga digunakan sebagai bahan obat tradisional seperti obat asam urat, hipertensi, maag, dan diare.

Untuk asam urat :  Ambil kayu manis sebesar ibu jari, 5 gram biji pala, 5 butir kapulaga, 5 butir cengkih, 200 gram ubi jalar merah, 10 butir merica, dan 15 gram jahe merah. Ramuan tersebut direbus dengan 1.500 cc air, dan dibiarkan hingga tersisa 500 cc. Kemudian disaring dan tambahkan 200 cc air susu cair dan diminum.

Untuk mengatasi tekanan darah tinggi :  Ambil 2 kayu manis sebesar ibu jari, 10 gram asam trengguli, 10 gram kencur, 15 gram daun sena, dan 20 gram daun saga. Lalu, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc. Air rebusan tersebut disaring dan diminum selagi hangat. Resep lainnya  :  1 jari kayu manis, 10 gram asam trengguli, 60 gram rambut jagung, dan 30 gram daun seledri, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya disaring dan dinimum selagi hangat.

Untuk obat malaria : satu sendok teh bubuk kayu manis, sedikit merica dan madu dicampurkan ke dalam air panas, lalu diminum.

Untuk obat maag :   10 gram kayu manis direbus dengan 200 cc air dan dibiarkan hingga tersisa 100 cc, lalu disaring dan diminum selagi hangat.

Untuk mengobati diare : Ambil 5 gram kayu manis dan 5 lembar daun jambu biji. Ramuan tersebut direbus dengan 600 cc air dan dibiarkan hingga tersisa 300 cc kemudian disaring dan ditambahkan gula secukupnya dan diminum dua kali sehari, 150 cc.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s